Rabu, 04 September 2013

FF: Dia- Maliq & D' Essential.

Kami duduk sembarangan di taman. Beralaskan bumi, beratap bintang. Ditemani dengan 2 buah es krim yang hampir cair.

“Kamu tau...” aku menghentikan adukanku pada es krim. Mataku menatap lurus keatas.

Viny menoleh ke arahku. “Kenapa?”

“Aku kangen masa-masa beberapa tahun yang lalu. Saat tanggungan terberat dalam hidup kita hanyalah setumpuk PR. Saat ujian terberat adalah belajar keras untuk ulangan umum. Tapi sekarang... Kenapa semuanya bisa berjalan begitu cepat?”

Viny meraih tangan kiriku, menggenggamnya erat. Lalu menyenderkan kepalanya pada bahuku. “Ini lah hidup. Waktu berjalan cepat, tanpa bisa kita hentikan. Selama ada kamu di sampingku, aku menikmati hidup ini sedemikian rupa.”

Aku menatap mata Viny dalam-dalam. Mata yang teduh, menawarkan ketenangan sendiri saat menatapnya. Lekuk wajahnya membentuk paras cantik yang luar biasa. Sudah bertahun-tahun aku memandangnya, tapi tidak pernah bosan.

“Emang kenapa tiba-tiba kamu kepikiran seperti itu?” tanya Viny.

Aku menghela napas panjang. “Enggak, gapapa. Tiba-tiba saja kepikiran begitu.”


Viny tersenyum kepadaku. Senyum yang sama, tapi selalu sukses membuatku tersipu malu. Senyum yang aku tau sangat tulus. Senyum yang aku harap, bisa aku lihat selalu hingga akhir hidupku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar