Rabu, 12 Juni 2013

Kamu, kemana?

Imajinasi.

Hal berharga yang Tuhan anugerahkan untukku. Bersamanya, aku bisa menjadi apapun; pergi keliling dunia, menjadi Presiden, berwisata ke planet Jupiter, berkendara dengan kecepatan cahaya, bahkan… terus bersamamu.

Tetapi, pada akhirnya kenyataan menamparku. Imajinasi tidak pernah mampu membuatmu untuk menjadi milikku selamanya. Demi Tuhan, sakit rasanya.

Apa imajinasiku ini berlebihan? Apa boleh, aku berharap?

Bicaralah, agar aku mengerti. Bagaimana aku bisa tau letak kesalahanku dimana, kalau kamu tidak berterus terang? Bagaimana aku bisa tau, dimana kesalahan di hubungan kita?

Kamu berubah, aku tidak mempersalahkannya. Kamu jarang memberi kabar, aku tidak mempersalahkannya. Kamu jalan dengan teman lelakimu yang lain, aku tidak mempersalahkan.

Sakit rasanya, ketika mendapati kamu pergi tanpa pamit, tanpa penjelasan apapun.

Sungguh, aku mencintaimu. Dan cinta ini tanpa beralasan. Bagaimana pun juga aku memberi alasan, itu bukanlah sesuatu yang benar-benar pas untuk menjelaskan cinta ini untukmu.


- ##FF2in1 – Just give me the reason

2 komentar:

  1. "kamu ke mana?" pertanyaan yang selalu ada di pikiran :') ngena banget.

    BalasHapus